TIME

Minggu, 28 April 2019

Analisis Kisah Pipo & Embro, E-Commerce Universitas Dhyana Pura

KISAH PIPO DAN EMBRO

Embro dan Pipo adalah dua orang pemuda yang sedang mencari  pekerjaan. Suatu hari mereka menemukan lowongan pekerjaan yang membutuhkan dua orang yang sanggup untuk mengantarkan air dari mata air ke penampungan air di desa. Setelah beberapa lama mereka melakukan pekerjaan tersebut, Embro dan Pipo mempunyai pemikiran berbeda untuk mendapatkan uang yang lebih banyak. Didalam cerita Embro memiliki pemikiran untuk memperbesar embernya, sedangkan Pipo memiliki pemikiran untuk membuat saluran pipa air yang akan menyalurkan air dari mata air ke desa. Embro lebih dulu bisa mendapatkan apa yang diinginkannya sedangkan Pipo masih berusaha untuk membangun saluran pipa walaupun banyak orang yang mengejek dan tidak percaya akan hasilnya. Bulan-bulan berikutnya Embro sudah mulai kelelahan bekerja dan badannya sudah mulai membungkuk sedangkat Pipo sudah bisa menyelesaikan saluran pipa airnya dan bisa menyalurkan air dari mata air ke penampungan air di desanya tanpa perlu bersusah payah berkat tekad dan kerja kerasnya walaupun membutuhkan waktu yang lama untuk menikmati hasilnnya.

KESIMPULAN CERITA

Dari kisah Embro dan Pipo ini dapat diambil sebuah pesan bahwa setiap orang mempunyai pendapat dan cara masing-masing untuk mencapai kesuksesannya masing-masing. Maka dari itu, kita harus percaya dengan kempuan diri sendiri, tidak boleh pantang menyerah, dan jangan dengarkan kalimat-kalimat negatif dari orang lain. Dari cerita Embro dan Pipo ini kita juga mendapatkan pelajaran bahwa kita bekerja bukan hanya untuk kehidupan kita hari ini saja tetapi kita juga harus berfikir kedepan agar dikemudian hari hidup kita tidak menjadi susah. Jadi dapat disimpulkan bahwa usaha tidak akan menghianati hasil.
Kisah ini menceritakan tentang kejadian-kejadian  yang pernah kita alami di dalam melakukan pekerjaan. Sering kali kita dibutakan dengan pekerjaan karena ke egoisan yang kita miliki seakan-akan dengan penghasilan dari pekerjaan tersebut kita berusaha mencapai tujuan-tujuan kita. Ketika kita mulai merasa tujuan yang kita lakukan masih memiliki kekurangan (penghasilan) kita seakan-akan melakukan pekerjaan semaksimal mungkin. Tapi perlu kita ketahui melakukan hal seperti dengan cara kerja secara over time atau memaksakan diri secara maksimal malah akan memperburuk penghasilan! kenapa? karena setiap manusia memiliki batasan waktu walau pun diri kita merasa sanggup dan masih bisa bekerja secara over time itu adalah cara yang salah karena kita membutuhkan waktu untuk istirahat mengapa? karena kesehatan adalah kunci keberhasilan dari semua yang kita lakukan, apa lagi dengan adanya faktor usia yang harus membuat berhenti untuk memaksakan diri.

Akan tetapi kita harus berpikir cerdas dalam melakukan pekerjaan seperti yang di lakukan Pipo. Karena tidak selamanya tetap berada dalam pekerjaan yang selalu ingin menguras tenaga seperti yang dilakukan embro dan masih ada hal kecil yang dapat kita lakukan yang sangat  menguntungan bagi kita dan kepentingan orang lain. Seperti yang di lakukan oleh Pipo" ia sudah memikirkan bahwa nanti ia akan mengalami masalah kesehatan dan juga faktor usia di masa yang akan mendatang jika terus melakukan hal seperti ini. Disini dia memiliki ide yang cemerlang untuk kebutuhannya yang menjanjikan dan juga bisa bermanfaat bagi kebutuhan orang lain tanpa harus memaksakan dirinya nanti, ia pun melakukan pekerjan dengan membuat pipa saluran air  walau pun ia dihina dengan orang-orang karena usahanya akan mustahil tapi siapa yang tau akan hal itu karena keajaiban bisa terjadi kapan saja, di saat saluran pipa itu berhasil dan menghasilkan banyak penghasilan disitu pipo tidak perlu ragu akan kondisi kesehatan dan juga faktor akan usia.

MANA YANG LEBIH BAIK ? MENJADI PIPO ATAU EMBRO ?

Jadi jika saya dihadapkan dengan pilihan harus memilih menjadi karakter Pipo atau Embro, maka saya akan memilih menjadi karakter Pipo. Alasan saya memilih menjadi karakter Pipo karena karakter ini memiliki pola pikir yang jauh kedepan, dimana dia ingin menjadi kaya tetapi tidak membebankan fisiknya dan kekayaan dari jerih payahnya bisa dinikmati hingga dia tua nanti, jadi dia membuat planning untuk saluran pipa air. Walau berat diawal dan banyak cobaan serta cacian yang Pipo terima, tapi dia tetap berjuang keras dan tetap pada pendiriannya sehingga apa yang dia kerjakan kini telah membuahkan hasil dan hasil yang dia terima hingga dia tuapun masih tetap berjalan. 

APA YANG SAYA LAKUKAN JIKA MENJADI SOSOK PIPO ?

Setelah saya menonton film Pipo dan Embro, saya menjadi termotivasi dengan pola pikir dari karakter Pipo ini dan dari fil tersebut saya berkeinginan untuk membuat suatu bisnis usaha. Jika saya menjadi Pipo maka saya akan membuka bisnis Nasi Jinggo. Dari segi bisnis memang bisnis ini terlihat sangat sederhana dan simpel, tetapi jika kita perhatikan secara mendalam, bisnis ini meraup sangat banyak keuntungan, baik dari penjualan nasi jinggo itu tersendiri kemudian ditambah dengan penjualan gorengan, kerupuk dan minuman.rencana saya untuk memulai bisnis ini dua tahun kedepan setelah saya lulus wisuda dan sedari sekarang saya sudah merancang dengan matang hal - hal apa yang saya akan lakukan sebelum memulai bisnis ini. Jadi sebelum memulai bisnis ini, tentunya saya akan melakukan survey tempat atau lokasi terlebih dahulu dan target lokasi saya adalah tempat – tempat yang strategis dan tentunya jauh dari pesaing yang memiliki bisnis yang sama dengan saya. Kemudian untuk planning menu yang akan saya jual, saya akan membuat nasi jinggo ayam, nasi jinggo babi, nasi jinggo sela ayam.
Setelah saya menemukan lokasi yang tepat maka saya akan mencari modal terlebih dahulu kemudian melakukan deal kontrak lahan serta mempersiapkan peralatan dan perlengkapan yang dibutuhkan baik dari gerobak jualan, karpet, ingka (piring khas bali yang terbuat dari ulatan lidi), sendok, dan peralatan lainnya yang dibutuhkan. Kemudian untuk strategi tambahan yang akan saya gunakan, saya akan menyediakan kuah santan hangat agar ketika pengunjung makan di warung saya mereka bisa menambahkan kuah pada nasi mereka. Untuk harga nasi jinggo akan saya kenakan Rp 5.000/ bungkus. Mungkin itulah rencana bisnis saya kedepan, mungkin usaha ini diawal belum begitu ramai dikunjungi pembeli, tapi harapan saya kedepan usaha saya ini akan menjadi ramai dikunjungi dan tentunya terkenal. Mungkin hanya sekian yang dapat saya bagikan kepada pembaca, semoga dapat bermanfaat dan menginspirasi pembaca, sekian dan terimakasih.

Minggu, 21 April 2019

cp 2 e-commerce undhira bali


Pengertian database adalah sekumpulan data yang sudah disusun sedemikan rupa dengan ketentuan atau aturan tertentu yang saling berelasi sehingga memudahkan pengguna dalam mengelolanya juga memudahkan memperoleh informasi. Selain itu adapula yang mendefinisikan database sebagai kumpulan file, tabel, atau arsip yang saling terhubung yang disimpan dalam media elektronik. Beberapa manfaat database yang bisa kita dapatkan antara lain:


Manfaat Penggunaan Database
·         Kecepatan dan Kemudahan
Database memiliki kemampuan dalam menyeleksi data sehingga menjadi suatu kelompok yang terurut dengan cepat. Hal inilah yang ahirnya dapat menghasilkan informasi yang dibutuhkan secara cepat pula. Seberapa cepat pemrosesan data oleh database tergantung pula pada perancangan databasenya.
·         Pemakaian Bersama-sama
Suatu database bisa digunakan oleh siapa saja dalam suatu perusahaan. Sebagai contoh database mahasiswa dalam suatu perguruan tinggi dibutuhkan oleh beberapa bagian, seperti bagian admin, bagian keuangan, bagian akademik. Kesemua bidang tersebut membutuhkan database mahasiswa namun tidak perlu masing-masing bagian membuat databasenya sendiri, cukup database mahasiswa satu saja yang disimpan di server pusat. Nanti aplikasi dari masing-masing bagian bisa terhubung ke database mahasiswa tersebut.
·         Kontrol data terpusat
Masih berkaitan dengan point ke dua, meskipun pada suatu perusahaan memiliki banyak bagian atau divisi tapi database yang diperlukan tetap satu saja. Hal ini mempermudah pengontrolan data seperti ketika ingin mengupdate data mahasiswa, maka kita perlu mengupdate semua data di masing-masing bagian atau divisi, tetapi cukup di satu database saja yang ada di server pusat.
·         Menghemat biaya perangkat
Dengan memiliki database secara terpusat maka di masing-masing divisi tidak memerlukan perangkat untuk menyimpan database berhubung database yang dibutuhkan hanya satu yaitu yang disimpan di server pusat, ini tentunya memangkas biaya pembelian perangkat.
·         Keamanan Data
Hampir semua Aplikasi manajemen database sekarang memiliki fasilitas manajemen pengguna. Manajemen pengguna ini mampu membuat hak akses yang berbeda-beda disesuaikan dengan kepentingan maupun posisi pengguna. Selain itu data yang tersimpan di database diperlukan password untuk mengaksesnya.
·         Memudahkan dalam pembuatan Aplikasi baru
Dalam poin ini database yang dirancang dengan sangat baik, sehingga si perusahaan memerlukan aplikasi baru tidak perlu membuat database yang baru juga, atau tidak perlu mengubah kembali struktur database yang sudah ada. Sehingga Si pembuat aplikasi atau programmer hanya cukup membuat atau pengatur antarmuka aplikasinya saja.
Dengan segudang manfaat dan kegunaan yang dimiliki oleh database maka sudah seharusnya semua perusahaan baik itu perusahaan skala kecil apalagi perusahaan besar memilki database yang dibangun dengan rancangan yang baik. Ditambah dengan pemanfaatan teknologi jaringan komputer maka manfaat database ini akan semakin besar. Penggunaan database sekaligus teknologi jaringan komputer telah banyak digunakan oleh berbagai macam perusahaan, contohnya saja perbankan yang memiliki cabang di setiap kotanya. Perusahaan Bank tersebut hanya memiliki satu database yang disimpan di server pusat, sedangkan cabang-cabangnya terhubung melalui jaringan komputer untuk mengakses database yang terletak di sever pusat tersebut.
Setelah kita mengetahui pengertian database beserta manfaat database, selanjutnya kita juga perlu tahu komponen-komponen apa saja yang ada di dalam sistem database. Sistem database akan dibahas pada artikel berikutnya.





INFORMASI
Informasi adalah Sekumpulan data/ fakta yang diorganisasi atau diolah dengan cara tertentu sehingga mempunyai arti bagi penerim. Data yang telah diolah menjadi sesuatu yang berguna bagi si penerima maksudnya yaitu dapat memberikan keterangan atau pengetahuan. Dengan demikian yang menjadi sumber informasi adalah data. Informasi dapat juga di katakan sebuah pengetahuan yang diperoleh dari pembelajaran, pengalaman, atau instruksi.
Contoh informasi: dokumen dalam Microsoft exel, berbentuk spreadsheet seringkali digunakan untuk membuat sebuah informasi dari data yang terdapat di dalamnya, seperti laporan untung, rugi dan neraca adalah bentuk informasi dan angka yang terdapat di dalamnya adalah data. 















SISTEM INFORMASI MANAGEMENT
secara umum adalah suatu sistem yang dipakai dalam pengolahan dan pengorganisasian data serta informasi yang mempunyai kebermanfaatan dan digunakan sebagai pendukung keberjalanan tanggung jawab atau tugas suatu organisasi.
Definisi lainnya menyatakan bahwa sistem informasi manajemen yaitu sistem yang dipakai oleh organisasi/perusahaan dalam pengelolaan segala transaksi yang berkaitan dengan fungsi manajemen. Pengelolaan transaksi ini bisa dipakai sebagai acuan dalam proses pengambilan keputusan.
Disamping dua pengertian diatas, sistem informasi manajemen dianggap sebagai suatu sistem informasi yang memproduksi output yang diperoleh dari input yang masuk dan melalui bermacam proses lainnya. Hasil yang diperoleh melalui proses itu kemudian dipergunakan untuk pencapaian suatu tujuan pada aktivitas manajemen di organisasi/perusahaan.
Hasil dari sekian banyak proses pada sistem informasi manajemn sering dipakai sebagai pertimbangan dalam pengambilan suatu kebijakan. Peran sistem informasi manajemen sangat penting karena kegunaan sistem informasi manajemen dalam setiap aktivitas organisasi yang berkaitan dengan analisa manajemen mampu dijalankan dengan lebih efisien.
Keberjalanan sistem informasi manajemen tidak terlepas pula dari peran teknologi, SDM dan komitmen organisasi. Oleh sebab itu dapat diambil kesimpulan bahwa sistem informasi manajemen sangat dibutuhkan dalam mendukung fungsi manajemen baik secara operasional maupun konsep/pengambilan kebijakan pada suatu organisasi.
Sebagai contoh penerapan sistem informasi manajemen di sebuah perusahaan yang profit oriented. Keberjalanan proses produksi hingga pemasaran dapat didukung oleh keberadaan sistem informasi manajemen. Penerapan sistem informasi manajemen disini sangat penting dalam pengambilan setiap keputusan produksi maupun pemasaran yang didasarkan dari data yang ada. Tujuan dari proses sistem informasi manajemen disini tentunya adalah untuk menciptakan keuntungan yang sebesar-besarnya. Proses sistem informasi manajemen pada kasus ini berkaitan dengan unit apapun seperti komunikasi antara anggota perusahaan, perhitungan biaya dan pendapatan sampai dengan ketersediaan database costumers dan suppliers.
  https://undhirabali.ac.id/

cp8 e-commerce undhirabali


PERILAKU KONSUMEN
Perilaku konsumen adalah sebuah kegiatan yang berkaitan erat dengan proses pembelian suatu barang atau jasa. Mungkin Anda sedikit bingung, perilaku seperti apa yang dimaksud atau dikategorikan ke dalam perilaku konsumen. Melalui ulasan artikel berikut ini, akan dibahas secara menyeluruh mengenai perilaku konsumen. Mulai dari definisi, jenis, proses, hingga cara mengetahui masalah-masalah konsumen yang sering dihadapi ketika melakukan pembelian. Pada dasarnya cakupan mengenai perilaku konsumen ini sangat luas, mungkin Anda melakukan perilaku konsumen, namun tidak menyadarinya. Hal-hal seperti itu seringkali terjadi ketika melakukan proses pembelian.
Perilaku konsumen merupakan hal-hal yang mendasari konsumen untuk membuat keputusan pembelian. Ketika memutuskan akan membeli suatu barang atau produk, tentu Anda sebagai konsumen selalu memikirkan terlebih dahulu barang yang akan Anda beli. Mulai dari harga, kualitas, fungsi atau kegunaan barang tersebut, dan lain sebagainya. Kegiatan memikirkan, mempertimbangkan, dan mempertanyakan barang sebelum membeli merupakan atau termasuk ke dalam perilaku konsumen. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, perilaku konsumen sangat erat kaitannya dengan pembelian dan penjualan barang dan jasa. Tentu sebagai konsumen, Anda tidak ingin salah membeli suatu produk atau jasa, maka dari itu perilaku konsumen diperlukan. Untuk penjelasan lebih mendetail, mari kita simak ulasan berikut ini.
Definisi Perilaku Konsumen
Perilaku konsumen merupakan suatu proses yang berkaitan erat dengan proses pembelian, pada saat itu konsumen melakukan aktifitas-aktifitas seperti melakukan pencarian, penelitian, dan pengevaluasian produk. Perilaku konsumen merupakan hal-hal yang mendasari konsumen untuk membuat keputusan pembelian.
Yang termasuk ke dalam perilaku konsumen selain mengenai kualitas produk, juga meliputi harga produk atau jasa tersebut. Jika harga suatu produk tidak terlalu tinggi, maka konsumen tidak akan terlalu lama membutuhkan waktu untuk memikirkan dan melakukan aktifitas perilaku konsumen. Namun jika harga suatu barang atau jasa tersebut bisa dibilang tinggi, atau mahal, maka konsumen tersebut akan memberikaneffort lebih terhadap barang tersebut. Pembeli tersebut akan semakin lama melakukan perilaku konsumen, seperti melihat, menanyakan, mengevaluasi, dan mempertimbangkan.
Berikut adalah beberapa definisi perilaku konsumen menurut para ahli :
A. Menurut Engel, Blackwell dan Miniard
Perilaku konsumen adalah tindakan-tindakan produk dan jasa, termasuk didalamnya adalah proses keputusan yang mengawali serta mengikuti tindakan pembelian tersebut. Tindakan tersebut adalah terlibat secara langsung dalam proses memperoleh, mengkonsumsi bahkan membuang atau tidak jadi menggunakan suatu produk atau jasa tersebut.
B. Menurut The American Marketing Association
Perilaku konsumen adalah proses membagai interaksi dinamis dari pengaruh dan kesadaran, perilaku dan lingkungan dimana seseorang melakukan pertukaran aspek kehidupannya.
C. Menurut Mowen
Perilaku konsumen merupakan aktivitas ketika seseorang mendapatkan, mengkonsumsi atau membuang barang atau jasa pada saat proses pembelian.
D. Menurut Schiffman dan Kanuk
Perilaku konsumen adalah suatu proses yang dilalui oleh seorang pembeli dalam mencari, membeli, menggunakan, mengevaluasi serta bertindak pada konsumsi produk dan jasa, maupun ide yang diharapkan dapat memenuhi kebutuhan seseorang tersebut.

PENGERTIAN RISET PEMASARAN
Riset pemasaran merupakan kegiatan penelitian dalam bidang pemasaran. Riset pemasaran harus dilakukan secara sistematis, yakni mulai dari perumusan masalah, perumusan tujuan dari riset pemasaran, pengumpulan data, pengolahan data, hingga interpretasi dari hasil riset pemasaran yang diperoleh. Riset pemasaran dilakukan sebagai upaya memberi masukan bagi pihak manajemen. Dengan adanya riset pemasaran, pihak manajemen akan mengetahui hal apa saja yang perlu diperbaiki dan strategi pemasaran apa yang masih konkrit dilakukan untuk merebut peluang. 
Banyak orang yang seringkali masih rancu dengan istilah riset pemasaranRiset pemasaran (marketing research) seringkali masih disamakan dengan riset pasar (market research), padahal keduanya merupakan istilah yang berbeda. Riset pasar berfokus pada pasar yang telah ditentukan secara spesifik. Sementara itu, riset pemasaran memiliki arti yang lebih luas. Riset pemasaran tidak hanya terpaku pada aspek pasar atau produk, namun juga mencangkup hal-hal di luar itu. Singkatnya, riset pasar bisa disebut sebagai bagian dari riset pemasaran. 

RISET PEMASARAN MENURUT PARA AHLI

Selain pengertian riset pemasaran secara umum, para ahli pun memiliki pendapatnya sendiri mengenai definisi riset pemasaran. Philip Kotler yang dikenal sebagai salah satu guru pemasaran dunia mendefinisikan riset pemasaran sebagai perancangan, pengumpulan, analisis, dan pelaporan yang sistematis dari data atau temuan yang relevan dengan situasi pemasaran tertentu yang dihadapi oleh perusahaan. 
Sementara itu, praktisi riset Robby Susatyo memiliki pendapatnya sendiri mengenai riset pemasaran. Robby Susatyo mendefinisikan riset pemasaran sebagai suatu identifikasi yang objektif dan sistematis, yang dilanjutkan dengan pengumpulan. analisis, dan perangkaian informasi yang bertujuan untuk memperbaiki pengambilan keputusan yang berkaitan solusi masalah dan penemuan peluang dalam proses pemasaran. 
Selain para ahli, beberapa badan dan organisasi dunia juga memiliki definisi sendiri untuk riset pemasaran. American Marketing Association (AMA) mendefinisikan riset pemasaran sebagai fungsi yang menghubungkan konsumen, pelanggan, dan masyarakat umum dengan pemasar melalui informasi. Informasi ini digunakan untuk mengidentifikasi dan menentukan peluang dan masalah pemasaran; merumuskan, menyempurnakan dan mengevaluasi tindakan pemasaran; memantau kinerja pemasaran; dan menyempurnakan pemahaman mengenai pemasaran sebagai sebuah proses serta pemahaman atas cara-cara yang dapat membuat aktivitas pemasaran lebih efektif. 

CRM (customer relationship management)
Berdasarkan pendapat yang dikemukakan oleh Kotler dan Armstrong (Kotler & Armstrong, 2010), CRM yaitu proses membangun dan memberikan produk yang sangat bernilai untuk konsumen sehingga konsumen menjadi puas. Selanjutnya menurut Schiffman dan Kanuk (Schiffman et al., 2008) menekankan bahwa CRM adalah cara perusahaan dalam membina relasi dengan para pelanggan dengan tujuan memelihara kesetiaan dan komitmen pelanggan untuk tetap menggunakan produk perusahaan yang bersangkutan. Pengertian lain disampaikan Buttle (Iriana & Buttle, 2007) bahwa CRM didukung oleh data konsumen yang berkualitas dan teknologi informasi.
Untuk dapat mempertahankan konsumen yang sudah loyal, tentunya masing perusahaan memliki strategi pemasaran tersendiri. Untuk tetap bertahan dan berkembang, selain meluncurkan produk-produk baru, lebih memperhatikan produk pesaing, menjual produk lebih banyak dari pesaing, perusahaan juga harus melakukan strategi manajemen hubungan dengan konsumen. CRM penting dilakukan oleh perusahaan dewasa ini, karena berkurangnya loyalitas konsumen terhadap suatu produk dibanding masa lalu.
Berkurangnya loyalitas tersebut disebabkan oleh faktor-faktor: banyaknya pilihan produk dan jasa, ketersediaan informasi, kebanyakan produk/jasa yang beredar hampir sama atau tidak ada bedanya satu sama lain, serta masalah keuangan yang dihadapi konsumen (Suhaily, 2004). Menurut Mardalis (Mardalis, 2005) ada dua elemen fungsional dalam konsep CRM. Fungsi-fungsi tersebut berkaitan langsung dengan pelanggan, yaitu fungsi penjualan dan pemasaran, dan fungsi layanan pelanggan.